Jumat, 05 Agustus 2016

Kumpulan Cerita Lucu Part #26 ( 251-260 Cerita )


251) Mengejar Bus
Sebuah bus yang penuh dengan muatan penumpang sedang melaju dengan cepat menelusuri jalanan yang menurun.

Sementara seorang pria berkalung handuk, mengejar bus ini dari belakang.

Seorang penumpang yang duduk paling belakang mendongakkan kepala ke luar jendela bus dan berkata dengan pria yang mengejar bus tersebut, “Hai kawan! Sudahlah Anda tak mungkin bisa mengejar!”

“Saya harus mengejar bus ini!” jawab sang pria dengan nafas tersenggal senggal menjawab, “Saya adalah pengemudi dari bus ini!”


252) Teknologi Informasi
Ada tiga orang sahabat karib yang sedang bermain golf, masing-masing berbeda kebangsaan, yaitu Amerika, Jerman dan Jepang.

Pada hole ketiga terdengar suara handphone berdering, tidak lama kemudian sahabat Amerika menempelkan ibu jarinya ke telinga dan kelingkingnya ke dekat mulutnya lalu berbicara.

Setelah selesai sahabat Amerika tersebut berkata kepada kedua rekannya, “Ini teknologi terakhir Amerika, kami menempatkan chip di ibu jari dan kelingking untuk komunikasi, antenanya terdapat pada topi saya.”

Si Jerman dan Jepang mengangguk-angguk. Tidak lama pada hole kesembilan terdengar suara handphone berdering, kemudian sahabat Jerman memiringkan kepalanya ke satu sisi dan berbicara.

Setelah selesai sahabat Jerman tersebut berkata kepada kedua rekannya, “Ini teknologi terakhir Jerman, kami menempatkan chip di telinga dan gigi untuk komunikasi, sementara antenanya ditanam di tulang belakang.”

Sahabat Amerika dan Jepang mengangguk-angguk. Tidak lama pada hole ke-20 terdengar suara handphone berdering, disusul dengan menghilangnya sahabat Jepang ke balik semak-semak terdekat. Sahabat Amerika dan Jerman heran sambil mengikuti dan ingin tahu apa yang terjadi. Dilihatnya sahabat Jepang sedang berjongkok dengan celana yang sudah berada di bawah betis. Dan kertas tisu yang sedang dimasukkan ke bagian belakangnya.

“Lagi ngapain sih?” tanya si sahabat Jerman dan Amerika penasaran. Sahabat Jepang menjawab, “Saya sedang menunggu Fax”


253) Semua Jenis Pekerjaan Penting
Dalam pelajaran IPS di kelas, seorang guru menanyakan pada murid-murid tentang pekerjaan ibu mereka. Ada anak yang menjawab ibunya bekerja sebagai dokter, insinyur, bankir, ibu rumah tangga, dan lain sebagainya.

Guru tersebut kemudian bertanya kepada Badu yang awal murung terdiam, “Badu, apa pekerjaan ibumu nak?”

Badu dengan pelan dan ragu-ragu menjawab, “WTS pak!”

Sang Guru kaget dan karena jawaban tersebut, beberapa menit kemudian Badu disuruh menghadap Kepala Sekolah untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sekembalinya dari Kepala Sekolah, Pak Guru menanyakan kepada Badu mengenai percakapannya dengan sang Kepala Sekolah, “Apakah kamu menceritakan semua yang kamu katakan di kelas tadi?”

“Iya pak!” jawab Badu.

“Lalu apa tanggapan bapak Kepala Sekolah?” tanya Pak Guru serius

“Kata Bapak, semua jenis pekerjaan itu penting bagi perekonomian negara. Lalu Bapak Kepala Sekolah memberi saya cokelat dan menanyakan nomor telepon rumah saya”


254) Penemu Listrik
Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, “Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?”

Ayahnya menjawab, “Sudah tentu!”

Dengan memutar sedikit otak, Sang bocah ingin sebuah bukti. “Siapa yang menemukan listrik yah?” tanya sang bocah tiba-tiba.

“Tentu saja Thomas Alva Edison,” jawab sang kebetulan tahu.

Di tengah kebanggaannya dapat menjawab pertanyaan, sang anak langsung berkata, “Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?”


255) Sumur Keramat
Sepasang suami istri datang ke sebuah sumur keramat untuk meminta berkah.

Pertama, si suami melemparkan kembang ke dalam sumur dan komat-kamit membacakan doa dan keinginannya.

Tak lama berselang, kemudian giliran istrinya yang akan memanjatkan keinginan.

Si istri terlalu dalam menunduk sehingga jatuh ke dalam sumur dan mati tenggelam.

Sesaat suasana riuh, namun spontanitas dari sang suami muncul, “Wow, terkabul! Benar-benar sumur keramat.”


256) Janji Serdadu Amerika
Berkat kepintarannya memasak Chief Otong diterima bekerja sebagai koki di kapal induk Amerika Serikat. Tapi serdadu-serdadu yang semuanya orang bule itu selalu mempermainkan pria Asia ini, menjahilinya setiap saat.

Kadang ketika memasak lampu penerangan dipadamkan lah, atau blender disembunyikan.

Tapi lama-lama para tentara itu merasa kasihan juga pada koki Wong. Mereka lalu menemuinya dan berkata, “Maaf ya Tong kami selama ini mempermainkan kamu. Kami janji tidak akan melakukannya lagi”

“Kalian janji tidak akan memadamkan lampu lagi?”, tanya Wong “Janji,” jawab serdadu

“Janji tidak akan ngumpetin blender lagi?,” tanya Tong menegaskan. “Janji,” tegas serdadu lagi.

“Ya sudah”, kata Wong, “Saya juga janji tidak akan mengencingi makanan lagi”


257) Kalau Banci Jadi Pramugari
Ehemmm ehemm..yuhuuuu!!!…atensiong pliss…..Ledis en jentelmen, bekudis tempel semen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang ye, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek”

Biar ye nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang ye, cara ngunci biar gak gampang lepas, ngencengin, dan ngelepasinnya.

Baju ngapung ada di bawah kursi yang ye dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak berenang bareng. Eit jangan lupa, itu barang jangan ye pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon.

Yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih.

Cara makenya, itu baju dikalungin di leher ye, ati-ati kekencengan ntar gak bisa napas. Makanya kudu ati-ati deh yah,

Biiar bisa ngapung, ye tarik itu pencetan warna merah delima, atau ye tiup itu pipanya. Kalo nanti ke luar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat.

Aihh.. ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr…

Gimenong siiih niiih….

Eh, asal ye semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan, ada dua di belakang, dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah…..jadi ke luarnya jangan rebutan.

Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan, bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala ye, tarik aje dah terus napas kayak biasa.

Kalo ada anak kecil, ye-ye yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru ye pake sendiri.

Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan ye dudukin, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah..

Dan akhir kate ekyeee ucapkan Endang Sukamti Cintya Lamusu, terima kasih God blesss yuuu… mariii.


258) Takut Kebakaran
Pada suatu hari di RS Jiwa Sulit Waras ada dua orang gila sedang mengobrol di dekat kolam renang sambil merokok.

Orang Gila 1 : “Friend, kalau misalnya gue sudah keluar dari sini, pasti istri gue bikinin kolam renang kaya gini deh..”

Orang Gila 2 : “Terserah deh apa kata lu, emang lu sudah gila..”

Orang Gila 1 : “Yahhh.. kok lo ngomong gitu Friend..!!”

Karena kesal Orang Gila 1 membuang rokok ke kolam renang. Secara spontan tiba-tiba Orang Gila 2 marah gara-gara Orang Gila 1 membuang rokok ke kolam renang.

Akhirnya kedua orang gak waras itu berantem adu mulut. Dokter yang dari tadi melihat kejadian itu akhirnya memisah kedua orang gila tersebut.

Dokter : “Kenapa kalian pada berantem sih??..!”

Orang Gila 2 : “Habis dia buang rokok ke kolam renang..”

Orang Gila 1 : “Emang kenapa..? Ini kan rokok-rokok gue..!”

Rupanya orang gila yang satu ini sudah sembuh, buktinya dia sudah tahu kalau buang sampah sembarangan itu gak baik, pikir Dokter dalam hati.

Dokter : “Menurut kamu, kenapa kalau buang rokok sembarangan ke kolam renang, gak baik..?”

Orang Gila 2 : “Iya jelas doong Dok..!! Kalau sampai terjadi kebakaran gimana..???”

Dokter : !@#$%^&&*


259) Liburan Di Kapal Pesiar
Udin dan Ucuk, dua orang gelandangan yang baru saja memenangkan sayembara berhadiah liburan di sebuah kapal pesiar mewah.

Ketika berada di atas kapal, mereka bertemu dengan seorang insinyur dari Jepang dan Pengusaha dari Italia. Mereka berempat pun berbincang.

Di tengah pembicaraan mereka tiba-tiba si insinyur membuang handycamnya yang bermerek Sony, ke laut sambil berkata dengan sombong, “Barang kaya gitu sih di negara saya sudah banyak banget”

Lalu sang pengusaha pun tidak mau kalah, dengan santainya dia melepas jas Armani kepunyaannya dan membuangnya pula ke laut. “Jas elite kayak gitu seh di negara saya sudah pasaran.”

Udin pun kebingungan, karena dia tidak punya apa-apa (wong dia gelandangan). Tapi dia juga tidak mau kalah pamor. Akhirnya dia mendapat ide.

Dia pun mengangkat Ucok dan melemparnya ke laut. Dengan bangganya Udin berujar, “Orang-orang kayak gitu mah di negara saya udah kebanyakan”.

Insinyur Jepang dan pengusaha Italia pun hanya bisa melotot kaget


260) Jurusan Penerbangan
Malam itu di sebuah got ada seekor ibu tikus dan anak tikus. Mereka sedang mengobrol di pinggir got.

Anak tikus melihat seekor kelelawar terbang di atasnya dan kemudian bertanya pada ibu tikus.

“Ibu apa itu yang ada di atas?” tanya sang anak tikus.

Sang Ibu pun menjawab, “Ooooww, Itu kelelawar namanya”

Si anak tikus pun bertanya lagi, “Kok wajahnya mirip kita?”

Sang Ibu menjawab, “Sebenarnya kelelawar itu masih sebangsa dengan kita, tapi dia ambil jurusan penerbangan!”

CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar

BACA JUGA :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar