141) Coba Pergi Sendiri
Dua orang wanita sedang duduk di ruang tunggu praktek seorang dokter dan mereka terlihat asyik mengobrol.
“Saya menginginkan seorang bayi lebih dari apapun di dunia ini,” kata wanita yang pertama, “tapi rasanya kok susah ya.”
“Dulu saya juga merasakan hal yang sama dengan yang kamu rasakan,” sahut wanita yang kedua. “Tapi itu dulu. Sekarang saya sedang hamil. Saya akan punya bayi 3 bulan lagi.”
“Kamu harus ceritakan kepada saya bagaimana caranya,” ujar wanita yang pertama.
“Waktu itu saya pergi ke ahli pengobatan alternatif.”
“Oh, saya sudah pernah mencoba pergi ke sana setahun yang lalu bersama suami saya. Tetapi ternyata tidak ada hasilnya,” keluhnya.
Wanita yang kedua tersenyum dan berbisik kepadanya, “Lain kali cobalah pergi sendiri.”
142) Kecuali Pengacara
Sebuah pesawat terbang mengalami masalah dengan salah satu mesinnya. Pilot pesawat itu memerintahkan seluruh penumpang untuk memasang sabuk pengaman dan mempersiapkan diri untuk pendaratan darurat.
Beberapa menit kemudian pilot itu memanggil salah satu pramugari dan bertanya apakah seluruh penumpang sudah memasang sabuk pengaman dan bersiap-siap.
Dan pramugari itu menjawab, “Semua sudah siap, Kapten. Kecuali seorang pengacara yang sedang membagi-bagikan kartu namanya.”
143) Berantem
Setelah berantem, sepasang suami istri pergi tidur dengan rasa sebal dan tidak berbicara satu dengan yang lain.
Karena perlu bangun pagi-pagi, si suami meninggalkan pesan di meja kecil di samping tempat tidur istrinya yang bertuliskan
“Bangunkan aku jam enam.”
Keesokan harinya si suami terbangun sambil terkejut karena jam sudah menunjukkan angka 10.
Dia berguling untuk bangun dan pada saat itu ia melihat sebuah pesan bertuliskan “Ini sudah jam enam, tau!. Ayo bangun!”
144) Tenggelam
Suatu hari ada seorang penyelam yang sedang menikmati keindahan di bawah laut, dia menyelam sekitar 20 meter di bawah permukaan laut. Kemudian dia melihat ada seorang penyelam lain yang berenang dengan kedalaman yang sama tapi penyelam itu sama sekali tidak memakai tabung pernafasan ataupun perlengkapan yang lain.
Penyelam yang pertama kemudian mencoba untuk menyelam sekitar 10 meter lebih dalam. Beberapa menit kemudian penyelam kedua yang tidak memakai alat pernafasan itu bisa menyusulnya lagi.
Penyelam yang pertama penasaran, dia mencoba menyelam lebih dalam lagi, dan sekarang ia sudah mencapai kedalaman 50 meter di bawah permukaan laut.
Tetapi lagi lagi penyelam kedua bisa menyusulnya, walaupun agak terlambat. Dengan penuh kekaguman dan keheranan, dia mengambil papan tulis kapur yang tahan air dan menulis, “Bagaimana mungkin kamu bisa menyelam di kedalaman 50 meter di bawah permukaan air tanpa tabung pernafasan ataupun alat penyelam yang lain ??”
Penyelam kedua pun mengambil papan tulis dan kapur itu, menghapus apa yang ditulis penyelam pertama. Sesudah itu dia menulis, “Aku lagi tenggelam, Bodoh! Dari tadi aku mengejarmu untuk minta oksigen “.
145) Beda Penjara Dan Kantor
Ada sebuah perbedaan didalam penjara dan di kantor
– Di penjara, anda menghabiskan sebagian besar waktu anda di dalam sel berukuran 8x10m. Di kantor anda menghabiskan sebagian besar waktu anda di dalam petak kecil berukuran 2x2m.
– Di penjara anda mendapat tiga kali jatah makan sehari. Di kantor anda hanya diberi satu kali istirahat untuk makan dan itupun anda harus bayar sendiri.
– Di penjara bila anda berperilaku baik, anda akan dapat waktu istirahat. Di kantor bila anda bekerja dengan baik anda akan mendapat pekerjaan lebih banyak lagi.
– Di penjara anda bisa nonton TV dan main game. Di kantor kalau anda ketahuan nonton TV atau main game anda akan dipecat.
– Di kantor anda harus membawa kartu security untuk membuka sendiri setiap pintu. Di penjara, ada petugas yang mengunci dan membukakan kunci untuk anda.
– Di penjara anda punya toilet sendiri. Di kantor toilet dipakai bersama-sama.
– Di penjara, mereka membolehkan keluarga dan teman-teman anda datang mengunjungi. Di kantor, anda bahkan dianjurkan untuk tidak berbicara dengan teman atau keluarga.
– Di penjara, semua pengeluaran untuk anda dibayar oleh pembayar pajak tanpa harus bekerja. Di kantor anda harus membayar semua pengeluaran untuk pergi ke tempat kerja dan mereka mengenakan pajak dari gaji anda untuk membiayai para tahanan.
146) Nanti Juga Jatuh Sendiri
Pada saat terjadi Perang Dunia ke III , Rusia berhadapan dengan Amerika, Inggris dan Indonesia. Rusia digempur oleh angkatan udara gabungan ketiga negara itu.
Pada saat pesawat Amerika nyelonong di atas wilayah Rusia, dengan sigap satuan anti serangan udara Rusia menembak jatuh pesawat Amerika sampai berkeping-keping.
Begitu juga yang terjadi pada pesawat tempur Inggris.
Begitu giliran pesawat tempur Indonesia lewat serdadu Rusia siap-siap untuk menembaknya pula, namun opsir Rusia itu berseru, “Jangan tembak! Biarkan saja!”
Serdadu-serdadu Rusia itu keheranan dan bertanya, “Kenapa Pak? Kan itu musuh kita juga?”
Opsir Rusia itu menjawab dengan kalem, “Jangan buang-buang amunisi, nanti kan dia jatuh sendiri.”
147) Telat
Tom memiliki masalah bagun pagi sehingga ia selalu terlambat datang ke kantor. Bosnya sangat marah dan mengancam untuk memecatnya jika ia tidak merubah perilaku ini.
Jadi Tom pun pergi ke dokter dan dokter ini memberikannya sebuah pil dan memberitahukannya untuk meminum obat ini sebelum ia pergi tidur.
Setelah meminum pil tersebut, Tom pun tidur dengan nyenyak dan bahkan bangun lebih dulu dari alarm jamnya sampai hampir dua jam.
Ia makan pagi dengan tenang dan menyetir dengan ceria ke kantor.
T : “Bos, pil tersebut sangat manjur !”
B : “Okelah. Tapi kamu ke mana kemarin?”
T : “Karena datang kepagian, kantor belum dibuka jadi saya menunggu sambil tidur-tiduran di mobil. Dan saya bangun ketika hari sudah malam.”
148) Bantu Mengejar Unta
Sebuah pesawat terbang jatuh di gunung pasir yang gersang. Satu-satunya yang selamat hanya sang pilot.
Setelah bertahan hidup di gurun pasir selama tiga bulan, sang pilot bertemu dengan seekor unta betina.
Karena lama tidak berjumpa makhluk lawan jenis, maka timbullah ‘hasrat’ sang pilot. Dikejarlah unta itu ke sana dan ke mari. Namun tidak pernah berhasil.
Saat itu ada sebuah pesawat terbang yang jatuh di tempat itu dan satu-satunya yang selamat adalah seorang pramugari.
Setelah ditolong oleh sang pilot, pramugari tersebut ingin membalas budi. Mas pilot yang baik, terima kasih ya atas pertolongannya. “Apapun yang mas pilot minta sebagai imbalannya, pasti akan saya berikan…,” Ucap sang pramugari sambil mengedipkan matanya yang nakal.
“Yang bener nih…?” Tanya sang pilot sambil matanya terbuka lebar . “Bener Mas, masa sih nggak percaya….?” Ujar pramugari mendayu-dayu. “Kalau begitu, tolong bantu saya mengejar unta itu sampai dapat yah…”
149) Pilihan Bagus
Dua orang pria sedang berjalan-jalan disebuah taman, dan salah seorang dari mereka bertanya tentang sebuah sepeda.
“Darimana kamu dapat sepeda bagus itu?”, tanya si A.
Si B menjawab,”Begini, kemarin waktu saya sedang jalan-jalan di taman, seorang wanita cantik lewat didepan saya sambil mengendarai sepeda.
Tiba-tiba dia membuang sepedanya, membuka semua bajunya dan berkata,”Ambilah apa yang kamu mau”.
Mendengar cerita si B, si A mengangguk-angguk setuju,”Pilihan yang bagus, kalau kamu ambil bajunya kan belum tentu muat…”
150) Tanyakan Pada Suamiku
Seorang koboi berjalan masuk ke sebuah barber shop, duduk di tempat cukur rambut dan berkata, “Saya ingin dicukur dan tolong semir juga sepatu saya.”
Lalu tukang cukur pun mulai menaruh krim di wajahnya, sementara seorang wanita dengan payudara yang besar, bagus dan paling indah yang pernah dilihatnya membungkuk sambil mulai menyemir sepatunya.
Koboi tersebut berkata, “hai, kamu dan saya harusnya pergi dan menghabiskan beberapa saat di kamar sebuah hotel.”
Gadis itu menjawab, “Saya sudah menikah dan suami saya pasti tidak suka ide itu.”
Koboi itu berkata lagi, “Katakan saja kamu bekerja lembur dan saya akan bayar upah lemburmu.”
Gadis itu berkata, “Katakan saja pada suamiku, ia yang mencukurmu kok !”
![]() |
| CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar |
BACA JUGA :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar