Sabtu, 30 Juli 2016

Kumpulan Cerita Lucu Part #14 ( 131-140 Cerita )


131) Hal Pertama Yang Dilakukan
Di dalam rahim seorang ibu hamil, terdapat tiga janin bayi sedang bercakap-cakap:

Janin Bayi 1 : Hei, kamu kalau sudah lahir, apa yang pertama kamu lakukan?

Janin Bayi 2 : Pertama kali yang aku inginkan adalah melihat wajah ibu yang sembilan bulan telah mengandung kita. Kalau kamu?

Janin Bayi 1 : Pertama kali yang aku inginkan adalah melihat wajah sang bidan yang sudah menolong ibu melahirkan kita. Nah kalau kamu?

Janin Bayi 3 : Pertama kali yang aku inginkan adalah melihat binatang yang kurang ajar sama kita, yang setiap malam selalu mengunjungi kita dan selalu meludahi kita bertiga.


132) Salah Kirim Email
Seorang suami mendapat tugas dinas kerja di luar kota. Setelah tiba, dia langsung check-in disebuah hotel. Sang suami mendapati komputer dan internet telah terpasang di kamar hotelnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada istrinya. Celakanya, tanpa sadar dia salah mengetik alamat e-mail istrinya. Tanpa menyadari kesalahannya, dia tetap mengirimkan e-mail tersebut.

Di lain tempat, seorang wanita [penerima e-mail yang salah] baru saja kembali dari pemakan suaminya yang telah wafat. Setelah tiba di rumah, dia langsung mengecek e-mailnya untuk membaca ucapan belasungkawa. Baru saja membaca e-mail pertamanya, dia lasung jatuh pingsang. Anak sulungnya pun membacanya & ikut jatuh pingsan juga.

Dan ternyata tulisan dari e-mail itu :

To : Isteriku tercinta

Subject : Papa sudah sampai, Ma…!!

Papa tahu, pasti Mama kaget tapi senang dapat kabar dariku. Ternyata di sini mereka udah pasang internet juga. Katanya biar bisa berkirim kabar ke orang-orang tercinta dirumah.

Papa baru saja sampai. Di sini rasanya nyaman sekali. Mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatangan Mama besok. Nggak sabar deh nungguin Mama. Semoga perjalanan Mama ke sini juga mengasyikkan seperti perjalanan Papa kemarin. Kalau bisa, anak-anak diajak yach Ma…. Love you Mama.


133) Mengusir Hantu
Seorang Uztad dipanggil utk mengusir hantu disebuah rumah angker.

Konon ada 10 hantu yg sering mengganggu penghuni rumah tersebut.

Setelah diteliti, kemudian uztad itu memejamkan mata sambil membaca surat yasin.

Setelah selesai ya membuka matanya. seketika itu juga 9 hantu lsg hilang.

Tapi msh ada 1 hantu lagi. Lalu uztad tersebut kembali membaca ayat kursi.

Tapi hantu tersebut tak kunjung pergi jg. Ustad itu bingung.

Kenapa ya gak pergi pergi juga.

Tak berapa lama ke 9 hantu yang tadi pergi balik lagi menjemput temannya. Sambil berkata : ” Maaf pak Ustad, Hantu yang satu ini BUDEK.”


134) Di Bawah Kolong Mobil
Seorang sopir pribadi sebuah keluarga mempunyai kebiasaan unik. Dia sering bercinta dengan pacarnya yang juga pembantu di rumah tersebut di kolong mobil majikannya yang selalu diparkir di depan rumah.

Suatu malam, seperti biasa, dia sedang asyik indehoy dengan sang pembantu di kolong mobil. Baru 15 menit dia “kerja bakti”, ada orang yang menendang kakinya sambil berteriak,“Parman, sedang apa kamu di situ!”

Si sopir yang bernama Parman sudah hafal betul itu suara majikan perempuannya. Dengan cuek Parman menyahut,

“Sedang betulin mobil Nyah”

Sekali lagi Parman ditendang kakinya, “Apa? Sedang apa kamu!”

“Ya ampun, Nyah! Saya lagi betulin mobil!” jawab Parman tetap konsen dengan kegiatannya. Tapi lagi-lagi Parman ditendang kakinya. Kali ini sedikit lebih keras. “Kamu bilang lagi ngapain kamu!”

“Astaga, Nyonya! Saya lagi betulin mobil!!!” Parman nggak mau kalah.

“Betulin mobil yang mana? Orang mobilnya udah dibawa sama bapak 5 menit yang lalu…..!” kata makjikannya sambil melotot.


135) Tukar Dengan Emas
“Pak Kabul, istri anda cantik sekali,” kata seorang Raja Minyak Arab, “Boleh gak saya tukar dengan emas seberat tubuhnya ?”

“Beri saya waktu beberapa hari.”, jawab Kabul

“Anda mau pikir2 dulu?”, tanya Raja Minyak

Jawab Kabul, polos : “Bukan! Mau saya gemukkan badannya dulu.”


136) Pulang Mengaji
Suatu malam Ibnu seperti biasa setelah isya pergi mengaji kerumah pak ustad. Selesai mengaji, Ibnu pun pulang kerumah. Karena rumahnya dengan teman-teman yg lain berbeda arah, jadi Ibnu pulang jalan kaki sendirian, tidak terlalu jauh juga dari rumah pak ustad.

Dalam perjalanan pulang Ibnu harus melewati sebuah pohon beringin yg sangat besar, dan biasanya setiap melewati pohon itu Ibnu selalu berlari.

Tapi malam ini ada yg menghentikan langkahnya saat hendak berlari. Sebuah sosok putih dengan rambut panjang dan mata menyala melayang turun dari atas pohon itu, yg sontak membuat langkah Ibnu terhenti.

Ingin lari, kakinya terasa mati. Ingin teriak, mulutnya terasa dikunci. Ibnu pun ingin menangis dan pingsan melihat sosok menyeramkan itu sudah sangat dekat dengannya.

Tapi tiba – tiba terlintas dalam ingatannya pesan pak ustad “kalau bertemu hantu kita harus berdo’a meminta pertolongan pada Allah”.

Tapi masalahnya Ibnu hanya menghapal satu do’a yg baru dia pelajari sewaktu mengaji tadi. Lalu Ibnu pun mengangkat tangannya dengan penuh keyakinan, kemudian berdo’a “Allahumabariklana fimarozaktan wakina azabannar”

Sontak makhluk yg tadi mendekati Ibnu menjauh dan terbang seraya mengucapkan “seumur-umur gua jadi setan, baru kali ini gua mau dimakan sama anak kecil”


137) Dikerjain Orang Arab
Ada seorang Arab nakal. Mendengar akhir-akhir ini para pencopet merajalela di bis-bis dan metromini, timbul ide kreatif untuk mengerjain pencopet-pencopet tersebut.

Dia pergi ke terminal Pulogadung untuk naik bis jurusan Cengkareng, si Arab sengaja pakai celana yang tidak punya kantong belakang dan kantong sampingnya sengaja dia bolongin, dan khusus hari ini tanpa celana dalam.

Belum lama bis berangkat dari Pulogadung, seorang copet mendekati si Arab, kelihatan ada sesuatu yang berharga di kantong samping si Arab.

Begitu ada kesempatan bagus, si pencopet memasukkan tangannya ke kantong samping si Arab, eh …. anunya si Arab kepegang.

Dengan santai si Arab menoleh ke si pencopet dan berkata: “Ente lepas ….. Ane teriak”. Terpaksa si pencopet melakukan “tugas baru” sampai ke terminal Cengkareng.


138) Mengintip di Kegelapan Malam
Tiga anak laki-laki bermain di luar ketika hari mulai gelap salah satu dari mereka melihat lampu di dalam jendela.

Tono mengatakan pada Banu dan Nino : “Mari kita mengintip!” kemudian mereka mengintip melalui jendela dan melihat seorang wanita cantik membuka baju.

Tiba-tiba, Banu melarikan diri dan anak-anak yang lain tidak dapat menemukannya.

Keesokan harinya, Tono dan Nino melihat Banu dan bertanya : “Kenapa kau lari, kamu ini homo atau ada apa?”

Banu menjawab: “Tidak… Ibuku mengatakan kepadaku bahwa jika aku melakukan sesuatu yang nakal, mengatakan kata-kata nakal atau bahkan melihat sesuatu yang nakal, Tuhan akan mengubahku menjadi batu. Nah, ketika aku melihat di jendela tadi malam, aku mulai merasa ada yang mengeras di dalam celana, jadi aku langsung lari!”


139) Jangan Suka Menuduh
Seorang isteri kehilangan beberapa celana dalamnya yang mahal. Dengan ngotot ia menuduh & mengintimidasi pembantu yang mencurinya.

Memelas, menangis dan bersumpah, pembantunya menyatakan bahwa dia tidak mengambilnya. Namun si ibu tetap ngotot dan mendesak.

Merasa kepepet dan putus asa, dia berkata: “Bu tolong panggilkan Bapak ke sini!”

Sang isteri makin murka: “Apa urusannya dengan Bapak?”

Mendengar ribut ribut dan tangis, sang suami muncul.

“Ada apa?” tanya suami.

Dengan nekad sang pembantu berkata: “Ibu kehilangan celana dalam. Saya sudah bersumpah tidak tahu apa apa, tapi Ibu terus mendesak. Tolong Bapak bersedia jadi saksi. Bapak kan tahu kalau saya tak pernah memakai celana dalam.”


140) Tour Ke Luar Negri
Sepasang kakek-nenek akan mengikuti perjalanan tour luar negri, sehingga mereka harus ke kator Imigrasi untuk mengurus keperluan paspor.

Waktu pengisian formulir keimigrasian, nenek bingung dgn bahasa Inggris. Nenek tanya pd peserta lain disebelahnya. Surname, first name, middle name & date of birth.

Pas di tulisan SEX, nenek malu bertanya, sambil berbisik bertanya pd kakek “Kek, kalo Sex dijawab apa ya?”

Jawab Kakek sambil berbisik: “Tulis aja, UDAH JARANG”.

CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar

BACA JUGA :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar