Kamis, 18 Agustus 2016

Kumpulan Cerita Lucu Part #37 ( 361-370 Cerita )


361) Hidup Sampai Umur 70
Suatu hari datang seorang pasien dengan membawa hasil Rontgen dari laboratorium, sambil mengamat hasil rontgen itu sang dokter berkata kepada pasiennya.

Dokter : “Rasanya tak ada yang perlu dirusaukan.”

Paien : “Tapi dada saya sakit dok!.”

Dokter : “Dada anda tak maslah, cukup untuk hidup sampai umur 70..”

Paien : “Tapi dokter,” potong si pasien, “Sekarang saya sudah berusia 70. ”

Dokter : “Nah, dugaan saya tidak salah, bukan.


362) Dokter Gak Bisa Berhitung
Seorang anak laki-laki pendiam yang berumur 4 tahun, untuk pertama kalinya di antar ke dokter gigi untuk melakukan check-up dan pembersihan gigi. Seorang perawat dengan sangat sabar mencoba untuk memulai percakapan dengannya, tapi si anak tidak memberi respon apapun.

Setelah selesai membersihkan gigi anak itu, perawat memanggil dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan terakhir. Dokter gigi yang telah mempelajari psikologi anak ini, mencoba untuk mengajak anak tersebut untuk berbicara.

“Berapa umurmu?”, tanya Dokter tanpa dihiraukan sang anak. Dokter tersebut bertanya lagi, “Kamu tidak tahu umurmu ya?”

Tiba-tiba 4 jari, ditunjukan dengan diangkat ke atas.

“Oh,” sahut dokter itu, yang tidak begitu puas dengan jawaban anak tersebut, “Dan apakah kamu tahu umur berapa itu?”

Kembali 4 buah jari kecil diangkat ke atas sambil setengah memelototi sang Dokter.

Dokter mencoba meneruskan usahanya supaya terjadi komunikasi verbal, “Kamu nggak bisa ngomong ya?”

Anak kecil pendiam itu memandang si Dokter dan berkata dengan jengkel, “Dokter nggak bisa berhitung ya?”


363) Kasih Nafas Buatan
Seorang Ibu berjalan bersama anaknya yang baru berusia 5 tahun di sebuah taman. Tanpa sengaja sang anak melihat sepasang turis asing sedang berciuman. Sang anak heran dan bertanya kepada ibunya.

Anak : “Ibu.. itu kenapa???”

Ibu : “Oohh.. itu karena yang ceweknya udah mau mati, makanya di kasih nafas buatan sama temannya, githoo..”

Anak : “emm.., kasihan yaa..”

Setelah puas berjalan-jalan di taman, mereka kemudian berjalan pulang tetapi di dalam perjalanan sang anak terus teringat hal yang aneh tadi dan selalu mengucapkan ‘kasihan.. yahh’.

Sang ibu pun heran karena anaknya selalu mengucapkan kata itu (kasihan yaa..) berulang-ulang, Sang Ibu kemudian bertanya pada sang anak.

Ibu : “Heii.. Kenapa kamu mengucapkan kata itu terus???”

Dengan polos sang anak menjawab, “Ah.., Nggak ada apa-apa kok bu, berarti semalam bik Inah (pembantunya) mau mati juga, soalnya aku melihat ayah semalam memberikan nafas buatan buat dia… githoo”

Ibu : “!!?????, awas ya Bapak !!


364) Puisi Karyawan
Akulah karyawan paling rajin di dunia, Berani berkorban nggak nonton Piala Dunia, Meski hati merana tapi tetap berdedikasi, Meski hari sabtu gini aku tetap berdasi.

Akulah karyawan paling pantes dapet promosi, Selalu paling depan ngisi daftar absensi, Di antara rekan akulah yang paling rajin, Temen yang nggak masuk pun aku absenin,

Jam 8 kurang udah masuk kantor, Tidak lupa membeli koran, Di koran banyak berita koruptor, Kenapa gua nggak kebagian ?

Sekarang hidup bener-bener nggak aman, Pake handphone di mobil digedor kapak merah, Itulah kenapa aku nggak beli mobil dan handphone,

Tahun pertama ngantor masih tinggal di kost, Tahun ketujuh ngantor udah pindah tempat kost, Tahun pertama pergi-pulang nebeng tukang pos, Di saat krismon pergi-pulang nebeng boss,

Akulah karyawan yang paling setia, Sedari peletakan batu pertama kantor, aku jadi kulinya, Sampai kantor punya jaringan komputer, aku jadi net-admin-nya, Sampai kantor diledakin, aku jadi otaknya… !!


365) Calon Polisi Hebat
Seorang calon polisi sedang menjalankan tugas pertamanya dalam mobil polisi dengan temannya yang sudah berpengalaman. Sebuah panggilan meminta mereka untuk membubarkan beberapa orang yang mondar-mandir di jalan. Polisi itu segera menuju ke jalan yang dimaksud.

Di sebuah sudut jalan terlihat sebuah kerumunan kecil. Calon polisi itu membuka jendelanya dan berkata, “Ayo bubar, bubar.”

Beberapa orang memandang saja, tetapi tak seorang pun bergerak, lalu ia berteriak lagi dengan suara yang lebih keras dan digalak-galakkan, “Ayo cepat bubar … sekarang!!!!”

Karena merasa terancam, kumpulan orang itu mulai bubar, sambil melihatnya dan bertanya-tanya dalam hati.

Bangga dengan tindakannya, polisi muda itu menoleh pada rekannya dan berkata, “Bagaimana pendapatmu?”

“Hebat!!!” kata seniornya, “Baru pertama kali ini aku melihat seorang polisi membubarkan orang-orang yang sedang menunggu bis di halte!”


366) Mengambil Uang Dari Mana
Ada seorang cewek bugil naik becak. Sepanjang perjalanan, si tukang becak sama sekali tidak mengalihkan pandangannya memperhatikan si cewek tersebut.

Merasa di perhatikan seperti itu, si cewek tersebut menegur, “Ada apa mas, kok ngeliatnya seperti itu? Belum pernah ngeliat cewek bugil apa?!!!”

Tukang Becak dengan cekatan menjawab, “Oh nggak mbak…. Saya cuman memperhatikan, kira2 nanti mbaknya mengeluarkan uangnya dari mana..


367) Belajar Menggunakan Granat
Seorang Jenderal sedang mengajarkan bagaimana cara meledakkan sebuah granat kepada seorang prajurit.

Jenderal: “Pertama-tama, genggamlah granat dengan erat, lalu tarik cincin pemicu granat, kemudian lemparkan, mengerti?”

Prajurit: “Siaaap Jenderaaal….mengerti!!!”

Jenderal: “Sekarang, coba lakukan sendiri!”

Kemudian sang prajurit mulai mencoba melaksanakan apa yang dikatakan oleh sang Jenderal. Ia menggenggam granat dengan erat, lalu menarik cincin pemicu granat, kemudian berteriak, “Jenderaaal … tangkaaaap!!!!”

Jenderal :”Dummmm%^&*(((“.


368) Insinyur Indonesia Lebih Mahal
Malaikat panik sebab pintu Surga tidak dapat dibuka padahal di luar telah bergerombol calon warga. Lalu Malaikat berseru adakah insinyur diantara para calon warga untuk memperbaiki pintu Surga. Untung, pada hari itu ada 3 Insinyur, satu dari Amerika, satu dari Jepang dan satu dari Indonesia.

Pertama Insinyur Amerika, dan setelah diperiksa, si Amerika sebut biayanya 900 dollar. “Koq, mahal ” komentar Malaikat, “Coba buat perincian!!!..”

“Ongkos pemeriksaan 200 dollar, 300 dollar buat bahan dan 400 dollar ongkos kerja …,” kata si Amerika.

Malaikat terus panggil si Jepang, dia periksa sebentar dan bilang “Biayanya 600 dollar, 300 dollar ongkos bahan dan 300 dollar ongkos kerja”.

Masih belum puas, Malaikat konsultasi sama temen2nya, dan dia pikir masih mahal. “Coba insinyur Indonesia, kan lagi krismon dan banyak yang di-PHK, tentunya perlu duit, pasti lebih murah …” Insinyur Indonesia tanpa periksa pintu, langsung jawab

“Siap Malaikat, ongkosnya 5.600 dollar…!!!” katanya. “Buset…, koq bisa lima ribu enam ratus, lebih mahal dari yang lain.??!!” ujar Malaikat bingung. Insinyur Indonesia maju sambil bisik di kuping malaikat, “Eh, Malaikat, dengerin ya… no-ceng-go buat elu…, no-ceng-go buat gua.., yang 600 kasi si Jepang… biar dia yang betulin tuh pintu… pas kan!!”


369) Bajunya Nampak Kusut
Seorang ibu berusia sekitar 50 tahun datang ke rumah anaknya yang baru menikah sebulan lalu. Setelah menekan bel rumah kontrakan sang anak, munculah sang menantu, perempuan nan cantik jelita bernama Susi. Susi terkejut dengan kedatangan mertua yang tanpa memberi tahu terlebih dulu, apalagi saat itu dia tengah membuka seluruh pakaiannya menanti sang suami datang.
Tanpa ditanya, Susi dengan gugup langsung menjelaskan, “Saya sedang menunggu suami saya pulang dari berkerja”.

“Tapi kok kamu telanjang!!!???,” tanya si ibu mertua setengah menyelidik.

“Ini ‘baju cinta’ saya bu, suami saya menyukainya, saya juga begitu senang memakainnya,” jelas Susi.

“Saya harap Ibu pulang saja dulu, sebelum suami saya pulang kerana tentu suami saya nanti akan berasa malu melihat saya memakai ‘baju cinta’ ini di hadapan ibu,” pinta si menantu.

Si mertua faham keinginan anak menantunya ini. Dalam fikirannya mungkin itu cara terbaru seorang isteri melayani sang suami.

Dalam perjalanan pulang sang mertua mendapat idea … fikirannya mengikuti cara menantunya. Dia menerapkan hal ini untuk suaminya, agar dapat mempe-erat hubungan dengan suaminya yang sudah berumur itu.

Sesampai di rumah, Dia langsung menanggalkan semua pakaiannya, mandi, memakai bedak dan memakai minyak wangi. Kemudian duduk menunggu suaminya pulang dari bekerja.

Berberapa saat ketika sang suami pulang, dengan bangganya Dia ‘menayangkan’ tubuhnya yang tanpa seurat benang itu pada suaminya.

“Kenapa dengan kamu … aneh sekali???,” kata suaminya setengah marah.

“Inilah ‘baju cinta’-ku bang,” katanya manja.

“Hah? Baju Cinta???,” suaminya keheranan dengan istilah itu, sambil memandangi dari atas ke bawah tubuh istrinya, seraya berkomentar “Kenapa tidak diseterika dulu???, Nampak sangat kusut gitu.”


370) Nawi Dan Kepala Toko
Nawi seorang berandal kampung di Jawa Timur terkenal suka sekali memaki-maki. Suatu hari di jalan ia memaki seorang anak kecil yang tidak sengaja menumpahkan baksonya ke kaki Nawi. Dengan sadar Nawi berkata, “Guoblok!!!, matamu ditaruh dimana. Itu bakso pangannen nganggo cangkemmu ojo ditumplek nek sikhilku!!”

Seorang kepala agama memperhatikan kelakuan jelek Nawi dan menyarankan, “Kamu jangan memaki orang, itu nggak baik. Kuberi tiga kali kesempatan untuk
bertobat kalau tidak Tuhan akan menghukummu.”

Hari pertama, Nawi jalan dipinggir lapangan sepak bola. Tanpa diduga sebuah bola menerpa mukanya dengan keras. Nawi memaki lagi, “Jancuk iki rai (muka) dudu gawang, guoblok kowe?!!”

Kepala agama itu lewat dan berkata, “Ini yang pertama, ingat.” Esoknya Nawi jalan di dekat sungai. Tiba-tiba sebuah kantong sampah dilempar ke arahnya,
ia memaki lagi, “Jangkrik iki wong dudu tempat sampahe sampeyan!@#!”

Setelah memaki, kepala agama itu lewat dan memperingati untuk yang kedua kalinya. Nawi teringat maka ia berhati-hati. Tapi keesokan harinya ia melewati jalan
besar ingin menyebrang jalan, tiba-tiba sebuah sepeda motor menyerempet
tepat mengenai siku. Tanpa sadar ia memaki: “Jangkrik matamu nang ndi seh….?!/@##!!”

Seketika itu kepala agama itu lewat, menandakan kesempatan ketiga. Tiba-tiba langit gelap gulita, seberkas petir turun menyambar. “duer…. deer…..derrrr (menggema),” Brakkkk…….Seseorang jatuh hangus, ternyata justru kepala agama itu yang tersengat petir. Dari langit terdengar samar-samar, seseorang dewa memaki, “Jangkrik …….. meleset..rek…!!!

CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar

BACA JUGA :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar