341) Mendarat Darurat Di Laut
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Luifthansia, sedang terbang di atas lautan luas. Tiba-tiba pesawat mengalami gangguan mesin, yang mengharuskan pesawat untuk mendarat darurat. Mau tidak mau mereka harus mendarat di laut.
Pilot (lewat pengeras suara): “Para penumpang yang terhormat. Karena ada gangguan mesin, maka terpaksa kita mendarat darurat di laut. Untuk memudahkan evakuasi penyelamatan, kami mohon setiap penumpang yang bisa berenang, untuk pindah ke tempat duduk di sisi kanan, dan bagi yang tidak bisa berenang silahkan menempati tempat duduk sisi kiri.”
Tak lama setelah itu, pesawat pun melakukan pendaratan darurat dan tenggelam hingga ke dasar laut.
Pilot: “Para penumpang yang terhormat. Kita telah sampai di dasar laut. Bagi penumpang yang duduk di sisi kanan, jangan panik, kenakan pelampung, buka pintu darurat yang ada di sisi kanan pesawat, dan segera berenang ke permukaan.
Bagi para penumpang yang duduk di sisi kiri pesawat, “Terima Kasih Anda Telah Terbang Bersama Luifthansia dan selamat jalan.
342) Nilai 10
Deka murid kelas II SD pulang dengan hati begitu gembira setelah Ia mendapat nilai 10 pada ulangan matematika.
Deka : “Bu, saya mendapat nilai sepuluh pada ulangan matematika, dan kata Pak guru hanya saya saja yang mendapat nilai sepuluh”
Ibu : “Pintar anak Ibu. Memangnya yang lain dapat nilai berapa?”
Deka : “Kata pak Guru yang lain mendapat Nilai 100”.
343) Umur
Orang Rusia terkenal mimiliki umur panjang. Seorang tourist perempuan yang kebetulan berwajah cantik bertanya pada orang Rusia yang pertama kali dijumpainya, “Berapa umur anda?”
“Empat puluh”, jawabnya. “Wah, tampaknya anda seperti masih berumur dua puluh lima. Apa rahasianya ?”.
“Pagi makan sayur, siang sayur dan malam juga sayur”.
Kemudian tourist tadi bertanya sama orang kedua yang dijumpai, “Berapa umur anda?” “Tujuh puluh”, jawabnya.
“Anda tampak seperti masih empat puluh, apa rahasianya?”.
“Pagi makan buah, siang buah dan malam juga buah”.
Terakhir ia berjumpa dengan orang yang tampaknya berumur delapan puluh tahun. Ia berpikir orang ini pasti umurnya lebih dari seratus tahun. Jadi ia langsung bertanya mengenai rahasianya. “Apa rahasianya anda bisa tampak seperti ini ?”
“Pagi wanita, siang wanita dan malam wanita”, jawabnya.
“Jadi berapa umur anda sekarang?”.
Merasa mendapat pertanyaan wanita cantik, kakek tandi menjawab sambil mengedipkan mata, “Saya masih Tujuh Belas tahun”
344) Menenggelamkan Kapal
Seorang anggota prajurit angkatan laut yang baru saja bertugas beberapa hari di sebuah kapal selam angkatan laut, dipecat dari kesatuannya atas tuduhan menenggelamkan kapal selam bersama awaknya.
Ketika diwawancarai wartawan, ia mengaku tidak bersalah.
“Waktu kejadian kapal selam itu tenggelam, saya malah sedang bebas tugas, dan sedang bersiap untuk tidur,” kata si pria.
“Lantas apa yang kemudian anda lakukan sebelum tidur?,” tanya wartawan.
“Ya seperti kebiasaan di kampung… saya selalu buka jendela sebelum tidur….Abis gerah sih!!,” jawabnya dengan santai.
345) Tidak Akan Cacingan
Di sebuah Sekolah Menengah Umum (SMU) seorang Guru ingin mendemonstrasikan kepada murid-muridnya pengaruh buruk dari Alkohol pada manusia.
Ia mengambil dua buah gelas. Satu diisinya dengan air putih dan lainnya dengan alkohol.
Kemudian, di masukkannya juga seekor Cacing. Ternyata, Cacing yang di masukkan ke dalam gelas berisi Alkohol, langsung kejang dan mati.
” Bonni,” tanya Guru, “Kesimpulan apa yang dapat kita tarik dari presentasi ini?”
“Kalau kita minum alkohol, kita tidak akan cacingan…”
346) Kakek Jagoan
Dalam sebuah pertemuan yang indah antara kakek dan seorang cucu, yang sekian lama tak berjumpa sejak anak tersebut masih berusia 5 tahun.
Kata cucunya, “Kek, entar malam kakek tidurnya sama Ade, ya.”
“Iya,” jawab kakek.
Malam pun tiba kakek mendengar cerita cucunya yang mengatakan, “Kakek ..ayahku kalau berkelahi dengan ayah Tomi (tetangga sebelah rumah) selalu saja kalah ..kalau Kakek gimana?”
“Dulu sewaktu Kakek muda, gak pernah terkalahkan. Suatu hari Kakek dihadang 5 orang pemuda di jembatan desa …., sekali tendang tiga jatuh masuk ke kali,” cerita Kakek mengenang.
Si Ade berpikir, tiga masuk kali berarti masih dua lagi yang belum kena tendangan. Si Ade bertanya lagi sama kakeknya, “Kakek yang dua orang lagi kemana?,”
Sambil mengaruk kepala, “Dua pemuda itulah yang membawa kakek ke rumah sakit…”
347) Lari-lari
Pada suatu siang dua orang ibu muda sedang bercengkrama bersama seorang janda muda.
Ibu 1: “Ibu tau gak..! (dengan bangga) semenjak dua minggu lari-lari sore, suami saya jadi tambah hangat permainan di kasurnya”.
Ibu 2: “Emm masih kalah dong dengan suamiku baru satu minggu lari pagi saja, variasi mainnya semakin seru. Bagaimana dengan suami ibu dahulu?” (tanya Ibu 2 kepada janda muda yang masih semlohai itu)
Janda Muda : “Ya, suamiku dulu selalu selesai duluan!”
Ibu 1: “Aduh kasian deh jeng ini, berarti sampai sekarang belum puas donk?”
Janda Muda : “Tapi asal ibu-ibu tau saja, setiap suami ibu-ibu lari-lari selalu menyempatkan diri memuaskan saya di rumah, uhhh…puas dech jeng..!!”
348) Membeli Sarden
Suatu hari ada pesta besar di sebuah desa di pegunungan Gunung Putri, bibi Wati dan keponakannya diundang datang dalam acara tersebut, mereka berjalan dari tempat tinggalnya sekitar 5 Km karena mereka tinggal di ladang yang jauh dari keramaian dan menyeberangi sungai yang dalamnya sekitar setengah meter.
Sesampainya di pesta mereka menikmati makanan (sarden) dan baru kali ini mereka menemui dan mereka malu bertanya apa nama makanan ini.
Setelah pulang mereka berbincang-bincang tentang makanan tersebut dan bibi Wati meminta keponakannya untuk kembai ke desa untuk membeli makanan tersebut (sarden). Berangkatlah keponakannya ini dengan berjalan sejauh 5 Km dan menyeberangi sungai, namun sesampainya di sebuah toko sang keponakan bingung saat menanyakan nama makanan yang akan dibelinya dan penjaga toko pun bingung.
Dengan lesu si keponakan tersebut kembali ke ladang dan menanyakan kepada bibi Wati nama nakanan tersebut, bibi Wati pun bingung, dia sendiri tak tahu nama makanan tersebut sambil mengingat rasa dan bau makanan tersebut.
Bibi Wati memanggil keponakannya dan meraih jari tangan keponakannya dan dimasukan ke celana dalamnya sambil berkata kalau nanti penjaga toko tanya nama makanannya cukum mencium jari tangan saja.
Lalu sang keponakan segera pergi ke desa kembali dengan mengangkat tangan sambil menyeberangi sungai, karena takut kalau sampai tangannya terkena air maka hilanglah bau dari celana dalam bibi Wati tadi.
Sesampainya di toko keponakan bibi Wati langsung menuju penjaga toko, “Pak tadi saya mau beli ini (dengan memberikan jari tangannya kehidung penjaga toko)”
Penjaga Toko: “Ini sih bau Sarden busuk!!!!!”
349) Raja Hutan
Di sebuah hutan memiliki raja yang merasa dirinya hebat yaitu Singa. Dan untuk melegalisasikan kehebatannya, maka si Singa bertanya kepada sebagian penghuni hutan. Bertanyalah si Singa kepada seekor Gorila.
Singa : “Hai gorila, siapakah yang paling gagah di hutan ini?”
Gorila: “Anda tuan ku.”
Banggalah si Singa mendengar itu. Kemudian ia bertemu dengan seekor Banteng.
Singa : “Hai Banteng, siapakah yang paling gagah dan hebat di hutan ini?”
Banteng: “Sudah tentu Anda.”
Mendengar jawaban-jawaban dari sebagian hewan yang ia temui, merasa sombonglah si Singa. Kemudian ia berjalan kembali, dan di tengah jalan ia bertemu dengan seekor gajah.
Singa : “Hai Gajah, siapakah yang paling gagah dan perkasa di hutan ini?”
Tetapi gajah tidak menjawab, dan diluar dugaan sang Singa, Gajah langsung menghajar dan menginjak-injak Singa hingga babak belur. Kemudian Gajah berlalu meninggalkan si Singa.
Dengan badan yang sudah babak belur, si Singa berkata kepada Gajah, “Kalo nggak tau jawabannya jangan marah gitu dong ..”
350) Banting Tulang
Suatu hari Bajuri pulang narik bajaj sampai larut malam, ketika baru sampai di depan pintu nampak Oneng dengan muka cemberut penuh curiga.
Oneng: “Kok Abang pulangnye larut amat sih bang?, Hayoo pasti keluyuran dulu ya?”
Bajuri: “Dasar bini nggak tau diri, laki baru pulang kerja udah diomelin bukannya disambut, disiapin air panas buat mandi. Laki baru pulang kerja banting tulang seharian eeeehh.. ini malah disangka keluyuran.”
Oneng: “Berarti sekarang abang udah nggak narik bajaj lagi bang?”
Bajuri: “Kok nanya gitu?”
Oneng: “Tadi abang bilang seharian kerja ‘banting tulang’, emang kerja banting tulang gajinya lebih gede dari narik bajaj?”
![]() |
| CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar |
BACA JUGA :


Bosan main poker sama ROBOT? Kapan untungnya?
BalasHapusKini Hadir Game Terbaru ===>> GAME SAKONG
Mari.. bergabung bersama kami di ROYALQQ, main poker tanpa Robot 100% player vs player.
Deposit Minimum Rp. 15.000
www,royalqq,poker
Support Bank BCA, MANDIRI, BNI, BRI
add 2B68D666