1) Biaya Lebih Murah
Sepasang anak muda mengunjungi seorang Seksolog.
Anak muda : “Dokter, kami adalah suami istri yang baru menikah. Kami ingin tahu apakah cara kami berhubungan seks sudah benar atau belum. Maukah dokter melihatnya?”
Seksolog tersebut agak kaget sebentar, namun kemudian setuju.
Kedua anak muda tersebut lalu naik ke ranjang praktek dan
melakukan hubungan seks. Setelah mereka selesai, Seksolog tersebut berkata:”Ya, cara kalian sudah benar. Biayanya Rp. 25.000 ”
Setelah membayar, keduanya lalu pulang. Namun keesokan harinya mereka muncul lagi kepada Seksolog tersebut. Kali ini keduanya melakukan hubungan seks dalam posisi yang berbeda.
Demikian seterusnya selama 4 hari berturut-turut mereka kembali dan selalu melakukan seks dengan gaya dan posisi yang berbeda.
Pada hari kelima, Seksolog tersebut tidak tahan lagi.
Seksolog: “Saya melihat bahwa cara kalian sudah benar dan kalian sudah ahli dalam hubungan seks. Mengapa kalian selalu kembali lagi?”
Anak Muda: “Kamar hotel terlalu mahal. Sedangkan disini cuma Rp 25.000. Di samping itu biaya ke dokter akan diganti oleh kantor saya.”
2) Salah Menduga
Ijem baru saja di terima sebagai guru bimbingan konseling di sebuah sekolah.
Suatu hari dia melihat si Jono berdiri sendirian di pinggir lapangan belakang sekolah, sementara ada murid yang lain sedang asyik bermain bola.
Karena merasa kasihan, Ijem mendekat dan menyapa dengan ramah. “Hai Jono, bolehkah Bu Guru menemani kamu?”
“Iya, Bu”, Jono menjawab. Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan.
“Ah, anak ini kasihan sekali.. Pasti dia ingin ikut bermain”, pikir Ijem.
Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Ijem ingin tahu masalah apa yang membuat Jono menyendiri seperti itu.
Ijem pun bertanya, “Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, jono?”
“Saya sedang jadi kiper, Bu.”
@#$%?_&^(/???
3) Doa Minta Jodoh
Ya Tuhan, kalau dia memang jodohku, dekatkanlah.
Tapi kalau bukan jodohku, jodohkanlah.
Jika dia tidak berjodoh denganku, maka jadikanlah kami jodoh.
Kalau dia bukan jodohku, jangan sampai dia dapet jodoh yang lain, selain aku.
Ya Tuhan, kalau dia tidak bisa di jodohkan denganku, jangan sampai dia dapet jodoh yang lain, biarkan dia tidak berjodoh sama seperti diriku.
Dan saat dia telah tidak memiliki jodoh, jodohkanlah kami kembali.
Ya Tuhan, kalau dia jodoh orang lain, putuskanlah Jodohkanlah denganku.
Jika dia tetap menjadi jodoh orang lain, biar orang lain itu ketemu jodoh dengan yang lain dan kemudian Jodohkan kembali dia dengan ku … Amin
4) Pilihan Bagus
Dua orang pria sedang berjalan-jalan disebuah taman, dan salah seorang dari mereka bertanya tentang sebuah sepeda.
“Darimana kamu dapat sepeda bagus itu?”, tanya si A.
Si B menjawab,”Begini, kemarin waktu saya sedang jalan-jalan di taman, seorang wanita cantik lewat didepan saya sambil mengendarai sepeda.
Tiba-tiba dia membuang sepedanya, membuka semua bajunya dan berkata,”Ambilah apa yang kamu mau”.
Mendengar cerita si B, si A mengangguk-angguk setuju,”Pilihan yang bagus, kalau kamu ambil bajunya kan belum tentu muat…”
Seminggu
Senin : Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidak melaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.
Selasa : Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untuk merayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalah tempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu saya mengajaknya ke dapur.
Rabu : Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini saya lepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Sogo.
Kamis : Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini, dia membeli sebuah eskalator.
Jum’at : Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu lalu dia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butik akhirnya bangkrut.
Sabtu : Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenaga listrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanas makanan elektrik, dan serba listrik lainnya. Tadi pagi dia tanya, “Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”; Saya belikan dia sebuah kursi listrik !
5) Coba Pergi Sendiri
Dua orang wanita sedang duduk di ruang tunggu praktek seorang dokter dan mereka terlihat asyik mengobrol.
“Saya menginginkan seorang bayi lebih dari apapun di dunia ini,” kata wanita yang pertama, “tapi rasanya kok susah ya.”
“Dulu saya juga merasakan hal yang sama dengan yang kamu rasakan,” sahut wanita yang kedua. “Tapi itu dulu. Sekarang saya sedang hamil. Saya akan punya bayi 3 bulan lagi.”
“Kamu harus ceritakan kepada saya bagaimana caranya,” ujar wanita yang pertama.
“Waktu itu saya pergi ke ahli pengobatan alternatif.”
“Oh, saya sudah pernah mencoba pergi ke sana setahun yang lalu bersama suami saya. Tetapi ternyata tidak ada hasilnya,” keluhnya.
Wanita yang kedua tersenyum dan berbisik kepadanya, “Lain kali cobalah pergi sendiri.”
6) Salah Bawa Kuda
Seorang koboi naik kuda di gurun pasir. Tiba-tiba kudanya berhenti, karena ada seekor ular menghalangi jalan. Si Koboi bersiap-siap mengeluarkan pistolnya hendak menembak ular itu.
Tapi ular itu bisa berbicara: “Jangan tembak aku!”
Si Koboi kaget : “Siapa kamu? Kok ular bisa ngomong?”
Ular : “Aku peri ular! Jangan tembak aku!”
Koboi : “Apa untungnya jika aku tak membunuhmu?”
Ular : “Aku akan mengabulkan 3 permintaanmu!”
Si Koboi berpikir sejenak. “Baiklah. Ini 3 permintaanku:
1. Wajahku ingin seganteng Brad Pitt.
2. Badanku ingin segagah The Rock
3. Aku ingin alat kelaminku sebesar punya kuda yang kutunggangi saat ini.”
Ular : “Baiklah. Sekarang kamu pulang, dan sesampai di rumah, semua keinginanmu akan terkabul!”
Koboi pulang, sesampai di rumah dia langsung bercermin. Benar saja, wajahnya berubah menjadi seganteng Brad Pitt. Si koboi membuka bajunya, benar saja badannya yang dulu kurus berubah drastis menjadi atletis. Namun ketika dia membuka celananya, si Koboi berteriak kaget: “TIDAAAAAK!!! CILAKAAA…AA ….. Gue salah bawa kuda!!!! KUDA BETINA.
7) Mencari Istri
Seorang laki-laki muda tampak kebingungan di tengah sebuah pameran. Beberapa kali ia mondar-mandir dan celingukan tak ditemui apa yang dicari.
Melihat kebingungan lelaki ini, satpam pun menghampiri dan menanyakan apa yang dicari.
Lelaki : ” Saya mencari istri saya yang tadi bersama saya kemudian hilang di tengah pameran ini, Pak.”
Satpam : ” Ciri-cirinya gimana, biar Saya bantu cari ?”
Lelaki : ” Terimakasih, kalau anda bisa bantu saya tolong carikan seorang wanita muda yang cantik untuk ngobrol dengan saya.”
Satpam : ” Lho kok, bukannya anda cari istri anda ?”
Lelaki : ” Iya karena itulah saya minta seorang wanita muda, cantik untuk ngobrol dengan saya sebab biasanya istri saya akan muncul entah dari mana kalau melihat saya dekat wanita cantik”
Satpam : “???!?”
8) Posisi Pilot
Dalam perjalanan wisata dengan menggunakan sebuah pesawat terbang, tiba-tiba pada ketinggian tertentu pesawat tersebut mengalami gangguan mesin yang sangat serius di udara
“Mayday…mayday… mayday” terdengar pilot menyiarkan isyarat keadaan darurat melalui radio komunikasi.
Pada sebuah menara pengawas yang terletak tak jauh dari posisi pesawat, langsung memberi tanggapan akan permintaan keadaaan darurat tersebut.
“Pesan anda tertangkap dengan jelas, suara anda dapat kami dengar dengan baik. Harap beritahukan tinggi dan posisi anda.”
Pilot : “Ya…baik, tinggi saya seratus delapan puluh lima centimeter, posisi saya duduk di kursi paling depan…apakah dapat diterima… ganti.”
Pengawas : ?????
9) Jendela
Wati (27 tahun) bekerja pada suatu perusahaan konsultan yang tidak terlalu besar. Ia jatuh cinta pada Iwan, atasannya. Sebut saja semua hal yang baik, maka Iwan memilikinya. Otak yang cemerlang, sikap yang profesional dan gentleman, penampilan yang selalu rapi dan nice looking serta usia baru 36 tahun.
Wati membiarkan perasaannya kepada Iwan tumbuh tanpa halangan. Semakin hari ia semakin jatuh hati kepada Iwan. Iwan bukannya tidak tahu akan hal itu tetapi sikapnya yang profesional di kantor yang tidak membiarkan hal-hal pribadi mencampuri urusan kantor membuat Wati semakin mengagumi pribadi Iwan.
Suatu hari urusan kantor membuat mereka berdua harus pergi ke beberapa kota di Jawa Tengah. Entah bagaimana ceritanya mereka kemalaman dan menginap di sebuah hotel kecil. Sebenarnya Iwan ingin memesan 2 kamar tetapi karena hanya tersisa 1 kamar ia meminta pendapat Wati. Karena memang sudah sangat lelah Wati setuju untuk sekamar dengan Iwan.
Sebenarnya Wati agak “sedikit senang” dengan kondisi darurat tersebut. Karena tidak ber-ac, maka Iwan membuka jendela kamar. Masalah lainnya kamar tersebut hanya memiliki 1 ranjang berukuran tanggung dan tidak memiliki kursi panjang. Tidak mungkin bagi Wati untuk meminta Iwan tidur di lantai. Jadilah akhirnya mereka tidur seranjang.
Sebenarnya Wati tidak bisa tidur karena seranjang dengan Iwan. Sebagai seorang wanita jantungnya berdebar sangat kencang karena tidur seranjang dengan pria sopan yang sangat dikaguminya. Kaki mereka beberapa kali saling bersentuhan karena ranjangnya memang pas-pasan.
Setelah setengah jam, angin malam yang masuk lewat jendela membuat Wati merasa kedinginan sehingga ia memberanikan diri bertanya kepada Iwan. “Mas Iwan, aku kedinginan nih. Boleh nggak minta tolong jendelanya ditutup saja?”
Iwan tidak langsung menjawab dan Wati berpikir Iwan sudah tertidur sehingga ia mengulanginya lagi. Wati: “Mas Iwan…”
Kali ini Iwan langsung menjawab: “Wat, kamu kedinginan ya? Maukah kamu malam ini bertindak seperti isteri saya?”
Jantung Wati serasa berhenti berdetak. Pikirannya langsung guncang mendengar pertanyaan Iwan. Dengan hati-hati ia bertanya: “Maksud mas Iwan?” “Maksud saya…., jendelanya kamu tutup sendiri ya!”
10) Menginjak Kodok
Suatu hari ada sekelompok pemuda yang berencana naik gunung, setibanya di tempat tujuan, mereka singgah di basecamp, lalu datanglah seorang kakek yang menanyakan maksud kedatangan mereka;
Kakek : “Kalian sedang apa disini?”
Pemuda 1: “Kami mau naik gunung kek”.
Kakek : “Lebih baik batalkan saja rencana kalian gunung ini keramat, banyak kodoknya”.”Barang siapa yang naik gunung ini, lalu nginjek kodok, nanti berjodoh jelek”.
Pemuda 1: “Oh begitu, tapi kami udah terlanjur semangat naik gunung nih, apalagi udah nyampe sini, gimana temen-temen?”
Pemuda 2,3,4 : “Iya nih, terusin aja, apapun risikonya dah!” (serempak berkata)
Kakek : “Terserah kalian lah, kakek kan cuma ngasih tau aja, kalo nggak percaya yah sudah, resiko tanggung sendiri deh ya dek!”
Lalu mereka memulai pendakiannya, dan pada 100 meter yang pertama Boni (pemuda 1) nginjek kodok, serentak ketiga temannya tertawa sembari mengejeknya. “Wah cewek lu nanti jelek tuh”, (kata Dedi (pemuda 2).
Kemudian sampai di 100 meter yang kedua giliran Rohmat (pemuda 3) nginjek kodok, spontan Dedi dan Gathot tertawa. “Wah gantian lu sekarang mat, nah tinggal kita berdua nih thot”, seru Dedi. “Tapi sekarang kita harus hati-hati nih jalannya, biar nggak nginjek kodok Ded”, jawab Gathot.
Lalu keduanya berjalan sangat hati-hati, hingga akhirnya sampai di 100 meter yang terakhir, dan Gathot akhirnya nginjek kodok juga, dedi pun tertawa sangat girang. “Wah jadi gue nih yang nggak nginjek kodoknya, bakal cantik dong si istri”, kilahnya bangga.
Sepuluh tahun kemudian, keempatnya bertemu kembali dalam suatu reuni, dan masing-masing datang bersama istrinya. Nampak dari mereka berempat hanya Dedilah yang istrinya cantik, sedang Boni, Rohmat, dan Gathot istrinya pas-pasan, “benar juga kata kakek dulu”, (bathin mereka). Dedi tersenyum bangga karena istrinya paling cantik, sedangkan ketiga temannya bingung dan saling pandang, lalu Rohmat berkata “Eh Bon, thot, gimana kalo kita tanya sama istrinya Dedi, ok”
Terus mereka bertanya, “eh mba kok bisa sih ketemu sama mas Dedi, ketemu dimana?”
Istri Dedi : “Anu dulu itu, saya pernah naik gunung yang katanya keramat, terus nginjek kodok”,trus……
Spontan ketiganya langsung ketawa, “berarti yang jelek itu si dedi, ha..ha..ha..
Istri Dedi : ?!?!?!
![]() |
| CrownQQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99 Online Terbesar |
BACA JUGA :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar